Legok Permai

kabar blog

Posted by: admin on: September 1, 2009

dear warga legokpermai

per september 2009.blog legok permai ber status under construction

mohon maaf atas segala kekurangan dalam pemuatan konten dan terima kasih sudah luangkan waktu untuk berpartisipasi dalam blog ini.

dan kami ajak anda untuk bergabung di FB forum legok permai group

terimakasih

Perlukah Program Child Day-Care Bagi Anak Anda?

Posted by: admin on: November 24, 2008

Pandangan para ahli terhadap child day-care

  1. Banyak kritikan yang dilontarkan terhadap program day-care center tersebut dengan dasar, bahwa setiap anak membutuhkan perhatian dan penanganan yang stabil, kontinyu, dan dapat diprediksikan. Menurut pandangan psikoanalisa, kebutuhan akan kasih sayang yang intensif dan stabil hanya diperoleh dalam hubungan antara anak dengan sang ibu/pengasuh utama; dan hal itu dialami dalam setahun pertama kehidupan anak tersebut. Salah seorang ahlinya yaitu Fraiberg (1977) mengemukakan, bahwa dalam day-care center tersebut, setiap anak harus mau tidak mau menerima perhatian yang tidak penuh karena sang pekerjanya harus membagi waktu dan perhatian pada anak-anak yang lain. Belum lagi kalau pada saat pertengahan program, si pekerjanya keluar dari pekerjaan dan digantikan dengan orang baru. Mungkin saja hal ini tidak diperhitungkan oleh orang tua; padahal, bagi anak hal ini menjadi faktor penting karena sejak usia dini sang anak belajar membangun kepercayaan terhadap seseorang sampai hubungan tersebut stabil. Namun jika justru yang dihadapi adalah situasi yang tidak pasti, selalu berubah dan unpredictable, maka akan sulit bagi si anak untuk belajar menumbuhkan rasa percaya dalam dirinya. Tidak heran jika di kemudian hari, ia menerapkan pola pertemanan yang hit and run, atau pun solitaire sebagai antisipasi jika dirinya sewaktu-waktu ditinggalkan dan dikecewakan. Salah satu fakta yang ironi mengungkapkan, bahwa orang tua yang sering terlalu sibuk bekerja enggan atau kurang tertarik untuk memperhatikan masalah-masalah yang dihadapi anak-anak mereka; padahal, sebenarnya anak-anak tersebut sedang benar-benar membutuhkan kasih sayang orang tua. Jadi, jika karena alasan orang tua tidak sempat mendampingi dan memperhatikan anak sehingga dititipkan pada institusi seperti chid day-care center, tetap tidak menyelesaikan masalah, malah menambah kerumitan.

  2. Kagan, seorang psikolog perkembangan melakukan penelitian melalui eksperimen yang dilakukannya sendiri dan menemukan, bahwa ternyata anak-anak yang dititipkan pada day-care center (meskipun sudah ditangani secara intensif oleh orang-orang yang berkompeten, dan dengan rasio perbandingan 1 pengasuh berbanding 3 atau 4 orang anak), memiliki kapasitas intelektual, emosional dan sosial yang tidak jauh berbeda dengan anak-anak yang diasuh dan dibesarkan semata-mata dalam lingkungan rumah/keluarga (tidak ikut program child-care). Malahan dari penelitian itu ditemukan, bahwa pada usia 29 bulan, anak yang dibesarkan hanya dalam lingkungan rumah, terlihat punya kemampuan adaptasi sosial yang lebih baik dibandingkan anak-anak yang dibina dalam day-care center.

  3. Bagi orang tua, pemilihan day-care center juga harus menjadi bahan pertimbangan penting karena harus melihat kualitas dari pengasuhan dan failitas yang tersedia. Oleh karena itu, banyak ahli berpandangan memasukkan anak dalam day-care center akan banyak menghabiskan biaya, namun tidak seimbang dengan kualitasnya. Selain itu, sulit menemukan day-care center yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan setiap anak yang punya problem berbeda-beda pada masanya dan yang menuntut penanganan yang spesifik pula.

  4. Faktor kebersihan dan kesehatan lingkungan juga perlu menjadi bahan pertimbangan, karena di situ berkumpul banyak anak-anak yang mungkin saja mempunyai penyakit tertentu yang mudah menular pada anak lain, seperti flu, hepatitis, diare, distentri, dll. Kemungkinan besar, tidak semua pengasuh atau pun pekerja di day-care center tersebut dibekali dengan latihan dan pengetahuan yang memadai tentang kesehatan, kebersihan, penyakit dan penanganannya. Kondisi tersebut masih ditambah lagi dengan pola perilaku anak yang masih tidak karuan dan masih belum bisa diatur. Jadi, dalam child day-care, akan besar kemungkinannya bagi setiap anak untuk terkena atau tertular penyakit.

  5. Penelitian yang dilakukan oleh Laurence D. Steinberg dan Jay Belsky beberapa tahun yang lalu menemukan bahwa ternyata pengalaman atau pun bimbingan yang diberikan selama berlangsungnya day-care, tidak menghambat atau pun mendorong perkembangan intelektual anak. Namun, memang day-care terbukti dapat menolong anak-anak dari golongan ekonomi lemah atau pun lingkungan yang beresiko tinggi dari penurunan IQ akibat dari penanganan/pendidikan yang tidak memadai. Lebih lanjut penemuan mereka juga membawa fakta, bahwa anak-anak yang ikut serta dalam program day-care, akan memperlihatkan peningkatan interaksi, baik dalam bentuk positif maupun negatif dengan teman-teman mereka.

  6. Penelitian yang dilakukan oleh Belsky di tahun 1984 menemukan bahwa bayi yang menghabiskan rata-rata sebanyak 20 jam seminggunya dalam program pengasuhan non-maternal (seperti halnya day-care) selama tahun pertama kehidupannya, beresiko tinggi mengalami insecure attachment terhadap sang ibu dan peningkatan agresivitas, ketidaktaatan, atau bahkan kecenderungan menarik diri dari lingkungan sosial pada saat mereka memasuki tahap preschool dan sekolah dasar. Namun perlu ditekankan, bahwa situasi demikian tidak berlaku bagi anak yang usianya 1 tahun ke atas. Belsky berpandangan, bagaimana pun juga, preschool yang benar-benar berkualitas memang memberikan kontribusi secara positif pada perkembangan anak.

  7. Salah satu penelitian yang dilakukan di Amerika menampilkan salah satu faktanya, bahwa anak-anak yang diikutsertakan dalam program day care dalam rentang waktu yang cukup lama menunjukkan peningkatan agresivitas terhadap sesama dan terhadap orang dewasa, dan menunjukkan penurunan sikap kooperatif terhadap orang dewasa.

sumber:

http://www.e-psikologi.com/anak/day-care.htm

Apakah Anda dapat mengatasi stres ??

Posted by: midris on: November 22, 2008

Pernahkah Anda mengalami situasi dimana jantung Anda serasa diketuk-ketuk, tangan basah, sakit kepala atau perut Anda kejang? Jika pernah, mungkin Anda terkena stress. Read the rest of this entry »

Tags:

Cintai tubuh, Cintai diri sendiri

Posted by: midris on: November 22, 2008

Kita terobsesi dengan body image. Kita berdiri depan cermin dan menemukan lemak dimana-mana. Kita ingin memiliki perut yang langsing, pinggul yang kecil dan pantat yang berisi. Ini akan membuat kita merasa percaya diri dan tampil seksi. Tetapi  obsesi tidak akan membawa kita ke tubuh yang kita inginkan.

Ini akhirnya tidak akan mendorong untuk melakukan tindakan apapun. Langkah pertama untuk merubah adalah mulai menerima diri sendiri dan mencintainya.Karenanya nikmatilah tubuh Anda dan semua yang telah Anda lakukan untuk itu.

Berikut bagaimana memperlakukan tubuh dengan cinta dan menghargainya:

Berhenti membicarakan lemak. Ketika Anda mulai membicarakan lemak dan makan berlebihan, ini menjadi sulit untuk berhenti dan meninggalkan setiap orang merasa seperti mereka perlu pergi ke tempat senam setelah itu.

Hindari menilai diri di cermin. Cobalah untuk menghindari mempelajari diri sendiri di cermin. Dan jika Anda tengah melakukan yoga atau aerobik, cobalah untuk tidak memfokuskan pada bagaimana penampilan Anda, tetapi bagaimana Anda merasakan.

Pakailah pakaian yang dirasa bisa menambah percaya diri. Bersenang-senang dengan tubuh Anda dengan mengenakan pakaian yang terbaik untuk tubuh. Wanita cenderung mengenakan pakaian yang lebih besar untuk menutupi apa yang mereka miliki.

Berhenti menimbang diri sendiri. Cobalah hindari untuk menimbang diri sendiri untuk sementara waktu dan liat bagaimana Anda merasakan. Anda akan terkejut betapa baiknya Anda merasakan diri sendiri ketika tidak ada jumlah berat dihadapan Anda.

Tubuh adalah teman Anda. Pikirkan segala sesuatu yang tubuh lakukan untuk Anda. Hormati tubuh Anda untuk semuanya, ini artinya untuk Anda sendiri. Jangan merasa kecewa jika Anda merasa anda tidak terlihat cukup baik pada suatu saat.

Berhenti membandingkan diri sendiri.

Olahraga untuk Pencegahan & Penyembuhan Penyakit

Posted by: midris on: November 22, 2008

Olahraga ternyata bukan hanya monopoli para atlet yang berlomba-lomba mengukir prestasi, juga bukan cuma sekedar cara untuk mempertahankan bentuk tubuh seperti yang banyak dilakukan wanita muda sekarang dengan body language, taebo, dan sebagainya itu.
Dengan proporsi dan pilihan yang tepat—dan tentunya harus dilakukan teratur—olahraga ternyata dapat juga berfungsi mencegah dan membantu proses penyembuhan penyakit. Read the rest of this entry »

Rokok elektronik,..apaan tuh ??

Posted by: midris on: November 19, 2008

Bicara masalah rokok, sudah pasti akan lebih banyak ruginya, terutama hubungannya dengan masalah kesehatan, mengingat kebiasaan merokok merupakan pemicu terjadinya berbagai penyakit salah satunya adalah penyakit jantung. Read the rest of this entry »

Pria berperut buncit lebih rentan terkena penyakit

Posted by: midris on: November 19, 2008

Sebuah penelitian membuktikan pria berperut buncit rentan terhadap serangan penyakit jantung. Karena lokasi penumpukan lemak berkaitan dengan keamanan organ vital manusia, yaitu jantung. Read the rest of this entry »

Buah Apel gudangnya Antioksidan

Posted by: midris on: November 19, 2008

Sekali lagi penelitian terbaru kembali memposisikan buah apel di peringkat teratas buah paling menyehatkan. Sebuah penelitian yang dilakukan Davis School of Medicine, University of California menemukan apel kaya akan kandungan flavonoids yang membantu memperkuat daya tahan sel dari kemungkinan penyakit jantung dan kanker seiring berjalannya usia. Read the rest of this entry »

Be smarter in one week

Posted by: midris on: November 16, 2008

Setiap orang pasti ingin jadi pribadi yang cerdas dan cepat tanggap pada keadaan. Namun jika Anda merasa tidak masuk golongan tersebut, tak perlu minder, karena Anda bisa meningkatkan kecerdasan hanya dalam waktu seminggu.

Bermainlah Suduko (puzzle angka khas Jepang), ambil kelas yoga, atau gunakan tangan yang berbeda saat menyikat gigi. Meski tampak sepele, namun latihan sederhana ini bisa meningkatkan kecerdasan sampai sekitar 40 persen hanya dalam waktu seminggu.

Bermain puzzle, berhitung mundur, mengambil rute yang berbeda saat berangkat atau pulang kerja terbukti bisa meningkatkan keterampilan berlatih otak Anda, menurut sebuah studi yang dilansir sky.com.

Hasil penelitian ini akan disiarkan BBC Show dalam acara spesial ‘Get Smarter in a Week’ akhir pekan ini. Dalam acara ini akan dikenalkan kebiasaan yang akan membuat perubahan menakjubkan dalam gaya hidup Anda dengan cara sederhana. Sebuah perubahan yang membuat kinerja otak Anda semakin berkembang.

Riset ini dilakukan pada sekitar 15 orang yang sukarela menjadi bagian dari kelompok ‘Get Smarter’ hanya dalam waktu seminggu.

Sebelumnya para peneliti berharap bisa meningkatkan kecerdasan mereka sampai sekitar 10 persen, namun alangkah mengejutkan setelah riset berakhir, seluruh responden mencatat kenaikan sampai sekitar 40 persen.

Philip Morrow, executive producter BBC Show, mengatakan bahwa sebelumnya IQ hanya disebut sebagai pengukur tingkat intelejensi seseorang, namun para peneliti mengatakan setiap orang bisa meningkatkan kekuatan otak mereka dengan sebuah latihan otak.

Seperti sepuluh langkah berikut:
1. Mandi dengan mata terpejam
2. Berjalan, bersepeda dan mencoba alternatif lain untuk berangkat kerja, seperti mencoba naik bus jika selama ini Anda lebih suka bawa kendaraan sendiri.
3. Pilih salah satu kata yang tak populer dari kumpulan kata-kata di kamus, dan pakailah kata-kata tersebut dalam setiap percakapan.
4. Bicaralah dengan orang asing
5. Ambil rute yang berbeda saat berangkat kerja
6. Menghitung mundur
7. Ingat daftar belanjaan Anda
8. Hindari konsumsi alkohol dan kopi dalam jumlah berlebih
9. Sertakan ikan dalam setiap menu makan malam Anda
10. Saat bekerja dengan komputer gunakan mouse dengan tangan yang berbeda, jika selama ini Anda menggunakan mouse dengan tangan kanan, cobalah sekali-kali menggunakannya dengan tangan kiri.

Sederhana bukan? Nah, kini Anda bisa mulai mencoba membiasakan diri melatih otak Anda dengan latihan sederhana. Tak ada salahnya mencoba, siapa tahu latihan kecil ini bisa membuat Anda makin cerdas hari demi hari.
(idionline/NeT)

Musik sehatkan Pembuluh darah…

Posted by: midris on: November 16, 2008

Siapa yang hobi mendengerkan musik? Jangan tinggalkan kebiasaan Anda. Ternyata menikmata musik favorit bukan hanya akan membuat hati riang dan tenang. Sebuah sumber (kompas.com) menyebutkan, suatu riset di Amerika Serikat mengungkapkan, aktivitas mendengarkan lagu-lagu kesukaan dapat membuat pembuluh darah lebih menjadi sehat. Read the rest of this entry »

pesan propaganda yg diblok

Blog Stats

  • 17,914 hits

sruput teh hangat

kawan yg baik. blog ini di dedikasikan buat warga legok permai. sebagai proses komunikasi dan informasi jadilah kontributor blog ini jabat hati

 

December 2009
M T W T F S S
« Sep    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Data Arsip