Posted by: midris on: November 13, 2008
Pengaruh pola hidup yang tidak teratur, kurang olahraga dan minimnya aktivitas fisik, termasuk kebiasaan mengkonsumsi junkfood, menjadi penyebab utama terjadinya obesitas dan berkemungkinan besar juga memicu munculnya penyakit lainnya.
Betapa tingginya risiko yang mungkin akan dialami, membuat dan mengharuskan mata kita untuk terbuka agar kebiasaan hidup yang buruk ini tidak diikuti oleh anak-anak kita agar mereka terhindar dari penyakit degeneratif.
Junk food memang layak disebut makanan yang tidak sehat, makanan itu tidaklah seimbang jika dihitung dari nilai gizi. Misalnya saja, sebungkus kentang goreng porsi normal misalnya dapat mengandung 500 kalori, hamburger sekitar 500 kalori, belum lagi bila ditambah minuman soda total kalori satu hidangan bisa melebihi total 2000 kalori.
Rata-rata kebutuhan kalori untuk pria dewasa hanya 1.900 kalori, sedangkan anak-anak sekitar 1500-1900. Berarti, belum termasuk minumnya saja, nilai kalori sudah melewati lebih dari separuh kebutuhan kalori untuk anak-anak.
Boleh jadi, memberikan makanan dengan gizi seimbang pada anak-anak adalah hal yang mutlak dan sangat penting. Artinya, komposisi karbohidrat yang masuk ke tubuh sesuai dengan komposisi protein maupun lemaknya. Anjuran untuk melakukan olahraga dan aktivitas fisik sebaiknya ditanamkan kepada anak-anak kita. Agar masa depan anak-anak tak terhalang penyakit.
Sebagaimana dituliskan oleh beberapa media, Junk food juga dapat mengandung kolesterol dan gula yang tinggi. Sementara kandungan nutrisi penting seperti protein, vitamin, dan mineral justru terabaikan. Yang perlu dikhawatirkan dalah ketika junk food kemungkinan mengandung zat berbahaya lain seperti bahan pengawet dan zat aditif yang membuat anak ketagihan. Jadi sebaiknya hindarkan anak Anda dari junk food, agar mereka tumbuh menjadi anak yang sehat! …..(idris_bhoris)
April 1, 2009 at 7:30 pm
FUCK U MCDONALD !
FUCK JUNK FOOD !
HELL YEAH!