Home » Teh Hangat » inflasi

inflasi

sruput teh hangat

kawan yg baik. blog ini di dedikasikan buat warga legok permai. sebagai proses komunikasi dan informasi jadilah kontributor blog ini jabat hati

Like This

anda pernah menulis kata inflasi? atau setidaknya pernah mendengarnya? bahkan tahu arti kata inflasi?
saya juga jarang mengetik kata inflasi apalagi berhubungan kata tersebut. paling, jika ada berita tg inflasi erat kaitannya dg kenaikan gaji atau bonus….hmmmm…
inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu). Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga.

anda tahu indonesia pernah alami inflasi?
yaaa…pada tahun 1960-1965 tingkat inflasi mencapai 650%…sekali lagi 650%!!!! dan indeks biaya mencapai angka 438. Index harga beras mencapai 824, tekstil 717, dan harga Rupiah anjlok tinggal 1/75 dari angka Rp 160/US$ menjadi Rp 120,000 /US$. Karena Rupiah yang sudah tidak tertolong lagi ini, pemerintah waktu itu terpaksa harus mengeluarkan kebijakan yang disebut Sanering Rupiah yaitu memotong tiga angka nol terakhir dari Rupiah lama menjadi Rupiah baru. Kebijakan yang dituangkan dalam Penetapan Presiden atau Penpres No 27/1965 itu menjadikan Rp 1,000 (uang lama) = Rp 1,- (uang baru).
Isu Sanering Rupiah juga sempat mencuat dipuncak krisis moneter Indonesia 32 tahun kemudian yaitu antara tahun 1997-1998. Meskipun akhirnya Sanering Rupiah tidak dilakukan, seandainya hal itu dilakukan pada tahun tersebut – ini juga bukan hal yang mengejutkan – karena tiga angka nol yang pernah dihilangkan pada tahun 1965 – ternyata balik kembali dalam waktu hanya 32 tahun. Masih kuat diingatan kita ketika kita kecil membawa uang Rp 50,- cukup untuk bekal sekolah, saat ini anak kecil mana yang cukup berbekal Rp 1,000 untuk ke sekolah ?. Sanering Rupiah memang bukanlah kebijakan yang populer untuk menjaga nilai Rupiah, disisi lain membiarkan Rupiah pada angka ribuan atau bahkan puluhan ribu seperti sekarang juga bukan hal yang praktis. Bisa dibayangkan betapa seluruh sistem komputer keuangan Dunia harus mengakomodasi empat digit tambahan karena ada mata uang yang memerlukan empat digit memory lebih banyak dibandingkan dengan mata uang lain di dunia.

baiklah…kita belajar dari negara lain……yaitu di negeri afrika….zimbabwe..
anda mau dikasih uang 500 juta dollar zimbabwe? itu artinya kalo dikonversi ke dollar amerika cuma dihargai 2 dollar!!!…Zimbabwe saat ini pemegang rekor inflasi terbesar di dunia yaitu 2,200,000 % (2,2 juta persen!), parahnya lagi harga-harga melambung begitu cepat hanya dalam hitungan menit bahkan detik tak heran jika karyawan toko-toko di zimbabwe begitu sibuk mengganti label harga jika terjadi perubahan harga.

Pada tanggal 20 Juli 2008 ini bank Zimbabwe juga menerbitkan pecahan uang sebesar 100 Milyar Dollar! yang merupakan rekor pecahan uang dengan nominal terbesar di dunia.
Zimbabwe memang memegang banyak rekor dunia, tapi sayang semua rekor itu tidak ada yang membanggakan.karena inflasi besar besaran, kalo gak salah tahun ini 2,2juta% makanya ekonomi disana kacaw balaw.
mau tah seberapa uang 500 juta dollar nya?

apakah anda masih berpikir….emang gue pikirin…….!!!


3 Comments

  1. sebenarnya saya juga kurang setuju dengan menggunakan uang kertas/logam karena nilainya yang akan terus menerus turun. negara yang kuat secara ekonomi akan mengambil keuntungan dari negara yang stabilitas ekonominya rendah (baca : negara miskin dan berkembang). coba kalo transaksinya menggunakan mata uang dari emas (dinar) harganya gak akan turun, tapi apa mau dikata udah terlanjur terperdaya sih…
    Bayangin aja masa di wall street dimana transaksinya sehari bisa jutaan dolar tapi transaksinya maya alias ga nyata alias ga ada barang yang diperjualbelikan..ngeruk keuntungan darimana coba?

  2. Ari says:

    Dari sudut ilmu ekonomi inflasi memang demikian banyak faktor penyebabnya, termasuk “para koruptor” yang sangat memporakporandakan konstruksi biaya produksi yang pada ahirnya investasi lesu produktivitas merosot,distribusi tidak lancar, harga2 menjadi muuaahal……
    Sudut pandang yang berbeda, bahwa inflasi bisa juga sebuah kata yang bermakna “merosotnya nilai-nilai (value)”. Bangsa yang sedang berkembang biasanya jatidirinya belum mapan, seperti Indonesia misalnya, carut marut diberbagai bidang sedang berlangsung sedemikian ruwetnya, baik hukum,politik,ekonomi,sosial budaya sehingga moral etika kita yang oleh para nenek moyang kita doeloe katanya berbudaya luhur, sekarang ini paradok.Nah kalau generasi kita ingin mendapat “value luhur” seperti nenek moyang kita mari kita berubah, tingkatkan produktivitas dan kreativitas kita lawan koruptor, lawan kedzaliman dan tabuh genderang perang terhadap sikap tercela minimal dari diri sendiri….terimakasih kepada admin yang menyediakan forum ini, semoga bermanfaat.

    Hai bung Ari::..setuju sekali dg sudut pandang lain tg inflasi..begitulah yg terjadi di zimbabwe…stabilitas politis memang sedang hangat…robert mugabe dg pihak oposisi memang tengah berunding yang dimediasi oleh Afsel..apa jadinya jika tahun 1997/1998 isu penurunan nilai mata uang terjadi?
    saat ini Laju Inflasi di indonesia Meningkat Jelang Lebaran mencapai 1.37% (juli 2008)
    dengan indeks harga konsumen (IHK) 111,59%. margin jualan indonesia cuma sebesar Rp5,4 miliar selama semester satu priode 2008. inflasi tahun berjalan (Januari-Juli 2008) mencapai 8,85%, dan inflasi tahunan (year on year-yoy) bulan Juli tahun 2008 dan 2007 mencapai 11,90%.
    ———-tingal gmana pemerintah menjaga suplai bahan pokok——————
    thanks..
    jabatjiwa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Data Arsip

%d bloggers like this: