Home » jangan stress » sambut ramadhan

sambut ramadhan

sruput teh hangat

kawan yg baik. blog ini di dedikasikan buat warga legok permai. sebagai proses komunikasi dan informasi jadilah kontributor blog ini jabat hati

Like This

Apa yang dilakukan masyarakat muslim indonesia saat sambut ramadhan?

Ini adalah kali pertama dugderan digelar di kawasan MAJT. Sebelumnya, dugderan biasa diselenggarakan di area Masjid Kauman di dekat pasar Johar, dan beberapa tahun terakhir digelar di seputar Polder Tawang, Kota Lama, tak jauh dari Pasar Johar.

Tidak lengkap rasanya dugderan tanpa warak ngendhog. Puncak acara dugderan akan dimeriahkan dengan pawai dengan membawa warak berkeliling kota Semarang. Sangat meriah sekali tradisi menyambut datangnya Ramadhan.

Warak Ngendhog adalah mainan khas yang muncul sekali dan hanya hadir di perayaan tradisi Dugderan. Hewan rekaan ini tubuhnya berbentuk menyerupai kambing dengan kepala mirip ular naga. Menurut sejarawan Amen Budiman, hewan ini merupakan perpaduan antara binatang mitos Cina Naga dan Buroq dari Arab, dengan kata lain, warak ngendhog adalah simbol persatuan dari berbagai golongan etnis di Semarang, mengingat kota yang didirikan Ki Ageng Pandanaran ini banyak bermukim etnis Cina.

Namun, apakah Ramadhan yang akan kita jalani bersama ini juga akan sarat dengan ibadah seperti semarak dan ramainya penyambutan datangnya bulan suci ini?

Dugderan dan Warak Ngendhog merupakan tradisi menyambut datangnya bulan Ramadhan yang seharusnya tidak kita tinggalkan. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita mengisi Ramadhan dengan sesuatu yang  akan membuat ibadah kita tidak sia-sia.

Ramadhan bukan ibadah latah seperti yang dilakukan oleh sebagian orang-orang. Seperti banyaknya orang berbondong-bondong pergi ke masjid untuk melaksanakan solat berjamaah, namun bila telah lewat bulan suci, kebiasaan baik itu pun tamat sudah. Tak ada lagi rombongan yang datang ke masjid untuk shalat berjamaah.

Kemana hilangnya semarak Ramadhan? Bukankah semarak Ramadhan tak hanya sekadar Dugderan dengan waraknya?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Data Arsip

%d bloggers like this: